Selasa, 07 Juli 2020, WIB
Breaking News

Senin, 09 Mar 2020, 08:54:40 WIB, 122 View Bowo, Kategori : Pendidikan

Tana Paser - Untuk melakukan sinergi tentang pendidikan kabupaten dan provinsi terkait pengelolaan data kegiatan kesiswaan dan berbagai kegiatan diluar tupoksi dinas pendidikan maka kemarin dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Paser melakukan workshop pendataan Pendidikan jenjang SMA,SMK dan MA tahun 2020 Kamis (05/03) di Hotel Kyriad Sadurengas.

workshop pendataan Pendidikan ini membahas beracuan dengan dasar hukum undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah dan Kemendikbud nomor 16 tahun 2018 tentang perubahan atas Permendikbud nomor 47 tahun 2016 tentang pedoman organisasi perangkat daerah bidang pendidikan dan kebudayaan, serta rincian tugas dan fungsi dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten Paser perbup nomor 6 tahun 2020 yang bertujuan menjadi penyambung lidah terkait urusan pendidikan jenjang SMA,SMK dan Madrasah ke provinsi secara hierarki birokrasi serta memberikan pelayanan sesuai tupoksi dan kewenangan pada jenjang SMA SMK dan Madrasah Aliyah serta pendidikan berkebutuhan khusus.

Acara ini di buka oleh kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Paser, dihadiri oleh sekretaris dinas, kasubag bidang perbantuan, Kepala Cabang Pendidikan Wilayah V, Kepala Sekolah dan operator sekolah.

"Dengan terbitnya undang-undang No 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah maka 1 Januari kita resmi berpisah, kemudian hari ini terbitlah Permendikbud 16 tahun 2018 tentang pedoman organisasi perangkat daerah khususnya di dinas pendidikan kemudian terbitlah peraturan Bupati 06 tahun 2020 yaitu tentang struktur organisasi perangkat daerah, salah satunya organisasi kami ketambahan satu kasubag yang dinamai Subag Tugas Pembantuan yg menangani masalah-masalah yang tidak  di tangani wajib maka akan ditangani kasubag Perbantuan terutama kaitannya dengan pendidikan dan oleh sebab itu biasanya salah satunya kami harus mempunyai data kemudian nanti di situ ada kerjasama antara pemerintah  provinsi dan contohkan dana BOS sampai hari ini belum ada persetujuan pemerintah untuk memberikan bantuan kepada SMA atau SMK karena  saya harus MOU dulu dengan Dinas pendidikan provinsi maka harus berkoordinasi dengan Kasubag yang baru" dalam Sambutan kepala Disdikbud Paser Murharianto.

 

H. Karmin Sukarmin selaku Kepala cabang pendidikan wilayah V mengatakan “Sekolah maju itu 60 sampai 70% itu actionnya kepala sekolah, saya mengambil tulisan yang dari profesor doktor Sujito mengatakan lingkungan sekolah itu adalah cerminan dari seorang pimpinan/kepala sekolah jika  kepala sekolah itu mempunyai inovasi yang tinggi, maka sekolah itu akan hebat, maka kepala sekolah sekarang udah punya pengalaman yang luar biasa  untuk bisa membuat konsep data program sekarang dan kedepannya”.

Kegiatan workshop ini di ditutup oleh penjelasan Zaenal Abidin sebagai Narasumber dan Kasubag Tugas Pembantuan Disdikbud Paser ke peserta workshop para operator sekolah SMP, SMK dan MA se Kabupaten Paser. (Bw-Dikbud)



SABAHAT GOWES PGRI PASER BERI BANTUAN SEMBAKO
Minggu, 26 Apr 2020, 13:38:04 WIB, Dibaca : 96 Kali
PGRI PEDULI GERAKAN 1000 MASKER
Minggu, 26 Apr 2020, 13:13:56 WIB, Dibaca : 96 Kali
KOLABORASI , ORANG TUA, DAN SISWA SD NEGERI 035 TANAH GROGOT
Minggu, 26 Apr 2020, 12:51:53 WIB, Dibaca : 126 Kali

Tuliskan Komentar