Selasa, 18 Januari 2022, WIB
Breaking News

Senin, 29 Nov 2021, 15:39:51 WIB, 1002 View Bowo, Kategori : Pendidikan

Pandemi Covid-19 yang telah berlangsung hampir 2 tahun lamanya berdampak masif terhadap hampir semua aktivitas masyarakat, tak terkecuali dunia pendidikan.

Kegiatan belajar mengajar yang sebelumnya dilakukan dengan berinteraksi langsung, dipaksa untuk pindah ke platform dalam jaringan atau online demi menekan penyebaran virus yang hingga kini belum ditemukan obatnya.

Hal ini sesuai dengan arahan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia terkait Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaaan Kebijakan Pendidikan dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19). Dalam SE tersebut disebutkan bahwa selama pandemi pembelajaran dilakukan secara online dalam seluruh program pembelajaran.

Tentu tidak mudah bagi pelaku dunia pendidikan, dari guru, murid, hingga orang tua untuk beradaptasi dengan cepat di masa pandemi. Kendala utama yang muncul misalnya saja keterbatasan media para murid, kualitas jaringan internet, hingga pengawasan para murid yang lemah saat harus belajar dari rumah.

Kini setelah kasus Covid-19 di Indonesia mulai mereda dan tingkat vaksinasi telah meningkat, pemerintah pun melonggarkan kegiatan interaksi masyarakat.

Di sektor pendidikan, beberapa daerah telah mencoba memulai kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas. Bagi siswa dan orang tua, hal ini bisa saja seperti angin segar setelah hampir 2 tahun harus belajar secara online dari rumah tanpa interaksi dengan teman dan guru.

Persiapan PTM Terbatas tidak hanya dari segi protokol kesehatan (prokes), seperti para guru dan murid harus sudah tervaksinasi, fasilitas kebersihan, serta penerapan ketat 5M, tetapi juga dari sisi sistem pembelajaran.

Tentunya, bagi tenaga pendidik kegiatan PTM Terbatas menjadi sebuah tantangan baru. Pasalnya, dengan PTM Terbatas pendidik harus memastikan kegiatan belajar mengajar berlangsung dalam 2 model pembelajaran, yaitu online dan tatap muka terbatas.

Hal ini tentu bukanlah perkara yang mudah karena belum semua tenaga pendidik siap dalam menghadapi PTM Terbatas. Diperkirakan banyak terjadi problematika pembelajaran, baik standar maupun kualitas capaian pembelajaran yang diinginkan guru ataupun murid dalam PTM Terbatas ini.

Padahal, kegiatan belajar mengajar harus bisa berlangsung dengan optimal dalam berbagai kondisi karena keberhasilan pembangunan suatu negara salah satunya diukur oleh keberhasilan pendidikannya.

Tenaga pendidik pun dituntut untuk dapat mendesain media pembelajaran yang inovatif dan semenarik mungkin agar pembelajaran semakin menyenangkan dalam pertemuan tatap muka atau pun melalui media online.

Seorang guru juga harus banyak berkarya dan dapat membagi waktu dalam memberikan materi secara online maupun tatap muka terbatas dan dalam durasi waktu yang lebih sedikit dibandingkan dengan pembelajaran seperti sebelum pandemi.

Tentunya menjadi hal yang penting agar para pendidik mampu meningkatkan kompetensi diri dalam berinovasi dan berkarya dalam proses belajar mengajar online maupun di sekolah.

Namun, yang diperlukan seorang pendidik tidak hanya meningkatkan kemandirian dalam meningkatkan kompetensi diri saja, pendidik juga perlu untuk berkolaborasi dengan sesama guru di sekolah dan orang tua murid dalam proses pembelajaran di rumah.

Harus disadari bahwa beban keberhasilan dari kegiatan PTM Terbatas tidak hanya berasal dari para guru, tetapi peran orang tua siswa juga sangatlah diperlukan.

Orang tua harus tetap mendampingi anak dalam belajar karena materi pembelajaran yang diberikan di sekolah secara terbatas dan anak masih harus belajar lagi di rumah, baik melui laptop, gawai, maupun media pembelajaran lainnya.                Nidawati Wahyu Pinasti, S.Pd Guru Bimbingan dan Konseling SMPN 1 Batu Sopang, Kab. Paser Kalimantan Timur, Mahasiswa PPG Angkatan 4 Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS)



TANTANGAN DUNIA PENDIDIKAN MEMASUKI PERTEMUAN TATAP MUKA TERBATAS
Senin, 29 Nov 2021, 15:39:51 WIB, Dibaca : 1002 Kali
SUPERVISI AKADEMIK KUNCI PEMBELAJARAN AKTIF SELAMA PANDEMI
Minggu, 06 Jun 2021, 22:43:31 WIB, Dibaca : 491 Kali
PEMBEKALAN DAN PENYERAHAN SPMT PEGAWAI PEMERINTAH DENGAN PERJANJIAN KERJA (PPPK)
Rabu, 24 Feb 2021, 13:50:04 WIB, Dibaca : 742 Kali

Tuliskan Komentar