Selasa, 07 Juli 2020, WIB
Breaking News

Senin, 16 Mar 2020, 14:38:32 WIB, 597 View Administrator, Kategori : Pendidikan

Kabupaten Paser - Covid-19 pertama kali muncul di Kota Wuhan, Ibu Kota Provinsi Hubei, Tiongkok Desember 2019. Virus ini menyebabkan batuk, flu demam dan gangguan pernafasan akut parah (SARS-Cov-2) yang menyebabkan kematian. Wabah virus mulai menyebar di seluruh kawasan dunia, sehingga sejumlah negara mulai meningkatkan kewaspadaannya. Begitu pula Indonesia sebagai negara terbesar keempat di dunia, tak luput pula dari ancaman virus ini.

Indonesia mulai terindikasi masuknya virus Covid-19, sejak Presiden Joko Widodo mengumumkan dua warga Indonesia positif terpapar virus tersebut pada tanggal 2 Maret 2020. Sejak itulah kegemparan mulai terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia. Kekhawatiran masyarakat akan virus tersebut ditandai dengan aksi borong masker dan sejumlah hand sanitizer lainnya. Tentunya kepanikan tersebut akan berdampak negatif ke berbagai sektor kehidupan masyarakat, seperti politik, ekonomi, sosial, maupun industri pariwisata di Indonesia.

Untuk menyikapi hal tersebut, perlu peran serta semua pihak yang terkait. SMPN 5 Tanah Grogot sebagai mitra Tanoto Foundation Provinsi Kalimantan Timur melakukan sosialisasi wabah Covid-19 ke seluruh warga sekolah.

Program Edukasi melalui Peranan Tenaga pendidik

Di Kabupaten Paser, SMP Negeri 5 Tanah Grogot, telah memberikan edukasi kepada seluruh warga sekolah melalui peran serta seluruh tenaga pendidik yang diberikan tanggung jawab untuk mensosialisasikan tentang bahaya wabah Covid-19, cara penularan dan pencegahannya. Melalui gerakan cuci tangan sebelum makan dan setelah bersalaman serta menutup mulut ketika bersin atau batuk. Sosialisasi ini dilakukan tidak hanya ketika guru mengajar di kelas melainkan saat menjadi pembina upacara. Untuk itu peserta didik diharapkan jangan panik karena menurut Ikatan Dokter Indonesia (IDI) kemungkinan sembuh dari virus corona Covid-19 hampir 97 persen.

Program Edukasi melalui Peran UKS dan Tim Adiwiyata Sekolah dalam Upaya Pencegahan

Salah satu peran sekolah dalam mencegah masuknya virus Covid-19 adalah melibatkan peran aktif Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), melalui penyediaan sarana cuci tangan dengan air mengalir dan sabun antiseptic. Selain itu pihak sekolah juga melibatkan peran aktif Tim Adiwiyata sekolah melalui program kebersihan lingkungan sekitar sekolah, dimana seluruh peserta didik dan warga sekolah wajib bertanggung jawab untuk memelihara dan menjaga kebersihan lingkungan kelas, WC, Kantin dan lingkungan sekolah lainnya melalui program 7 K, yaitu Kebersihan, Kesehatan, Ketertiban, Kerapian, Keindahan, kenyamanan dan Kerindangan. Kegiatan pemantauan terhadap kantin juga dilakukan, dengan ketersediaan makanan yang sehat dan bergizi, larangan penggunaan peralatan makan dan minum secara bersama-sama. Pemanfaatan Tanaman obat keluarga (TOGA) yang berada di area lingkungan sekolah juga dapat digunakan untuk mencegah terjadinya virus ini, seperti kunyit, serai, jahe, temulawak dan lain sebagainya. Cara konsumsinya dengan direbus dan diminum setiap hari untuk menjaga daya tahan tubuh.

Dengan adanya dukungan dan keterlibatan seluruh warga sekolah dalam pencegahan virus ini, diharapkan sekolah dapat terbebas dari ancaman virus Covid-19.

Program Edukasi melalui Peran Media Majalah Dinding (Mading) Sekolah

Sosialiasasi tentang bahaya wabah Covid-19, serta cara penularan dan pencegahannya juga dilaksanakan melalui kegiatan pembelajaran di kelas VIII. Peserta didik diminta membuat artikel tentang virus Covid-19, kemudian hasil karya mereka dipajang pada majalah dinding sebagai sumber media literasi peserta didik. Melalui informasi tersebut seluruh warga sekolah dapat mengetahui tentang wabah Covid-19, baik itu sumber wabah, cara penularan, pencegahan dan pengobatannya, serta perkembangan masyarakat di seluruh dunia yang mengidap penyakit tersebut.

Melalui infomasi ini di harapkan seluruh warga sekolah mendapat edukasi yang baik tentang wabah Covid-19, sehingga harapannya tidak ada lagi kecemasan secara berlebihan di kalangan masyarakat. Wabah Covid-19 jangan dijadikan sebagai ancaman bagi bangsa kita karena melalui pola hidup sehat, menjaga kebersihan, rajin berolahraga maka semua jenis penyakit dapat dicegah. Untuk itu mari sama-sama kita kampanyekan “No virus Covid-19, Yes hidup sehat”./Shin



SABAHAT GOWES PGRI PASER BERI BANTUAN SEMBAKO
Minggu, 26 Apr 2020, 13:38:04 WIB, Dibaca : 96 Kali
PGRI PEDULI GERAKAN 1000 MASKER
Minggu, 26 Apr 2020, 13:13:56 WIB, Dibaca : 96 Kali
KOLABORASI , ORANG TUA, DAN SISWA SD NEGERI 035 TANAH GROGOT
Minggu, 26 Apr 2020, 12:51:53 WIB, Dibaca : 126 Kali

Tuliskan Komentar