Minggu, 20 September 2020, WIB
Breaking News

Senin, 30 Mar 2020, 15:48:25 WIB, 244 View Administrator, Kategori : Pendidikan

by : Dende Bida Asmarawati, S.Pd.SD (Guru SDN 004 Tanah Grogot)

Berasal dari negara Cina tepat di sebuah pasar tradisional di distric Wuhan virus mematikan, corona COVID19 itu meluluhlantakkan tatanan kehidupan, tidak hanya di negara asalnya, beberapa negara di Eropa dan Asia pun tak kalah parah tekena dampaknya, tak terkecuali Indonesia. Virus ini sudah menjadi Pandemi yang membuyarkan kegiatan-kegiatan perekonomian dan akademik pada hampir semua bidang.

Kehawatiran atas penyebaran Covid-19 membuat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makariem merasa sangat penting untuk melakukan upaya pencegahan dan meminimalisir penyebarannya dengan mengeluarkan Surat Edaran nomor 3 tahun 2020 tentang Pencegahan Corona Virus Disease (Covid-19) pada Satuan Pendidikan yang dialamatkan kepada Kadin Pendidikan Provinsi, Kadin Pendidikan Kabupaten/Kota, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi, Pimpinan Perguruan Tinggi dan Kepala Sekolah di seluruh Indonesia, mengingat lembaga pendidikan merupakan soko guru bangsa, dimana anak-anak berkumpul dan berinteraksi.

Menindak lanjuti Surat Edaran tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Paser melakukan rapat pada 16/03/2020 dengan jajaran pejabat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Paser terkait pencegahan Virus Corona dengan dikeluarkannya Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Nomor: B/421.1/559/PSD.4.1/Ill/2020 yang dimuat di laman dikbud.paserkab.go.id

Empat poin penting yang disampaikan dalam Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Paser adalah :

1.     Pelaksanaan Pembelajaran dari tanggal 17 Maret s.d. 30 Maret 2020 dan diperpanjang hingga 30 April 2020 berdasarkan Edaran Bupati Paser nomor 421/1886/DIDIKBUD dilaksanakan di rumah mulai dari Playgroup, Kelompok Belajar, TK/PAUD, SD dan SMP.

2.     Sekolah agar menyiapkan materi pembelajaran dan melaksanakan proses belajar mengajar dengan memberikan tugas-tugas pembelajaran di rumah atau melaksanakan PBM melalui jarigan internet/online/dalam jaringan (daring)

3.     Pengawas, Penilik, Pendidik dan Tenaga Kependidikan agar memantau dan memonitoring PBM yang dilaksanakan sebagaimana yang tersebut pada poin 2 (dua). Khusus Pendidik dan Tenaga Kependidikan melaksanakan tugas rutin administrasi pembelajaran di rumah masing-masing.

4.     Pengawas, Penilik, Pendidik dan Tenaga Kependidikan tidak diperkenankan melakukan perjalanan ke luar daerah atau pulang kampung.

Berdasarkan Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Paser tersebut, instansi pendidikan  khususnya Playgroup, Kelompok Belajar, TK/PAUD, SD dan SMP memberlakukan belajar-mengajar di rumah bagi guru dan peserta didiknya secara online. Tak terkecuali Sekolah Dasar Negeri 004 Tanah Grogot yang terletak di jalan modang juga mengindahkan Surat Edaran tersebut. Sejak hari selasa 17 Maret 2020 lalu sudah tidak ada kegiatan belajar-mengajar berlangsung,hanya petugas kebersihan yang masih lalu lalang di sekitar halaman sekolah.

Sepekan telah berlalu, kegiatan belajar online ini tentu sudah banyak yang merasakan kesan-kesan positif atau negatifnya bagi guru, peserta didik dan orang tua yang menggantikan peran guru mengawasi, membimbing dan mengajar langsung kepada putra putri mereka. Salah satu sisi positifnya adalah meningkatnya quality time antara orang tua dan putra putri mereka di rumah, namun tak sedikit orang tua mengeluh menjadi lebih sibuk setelah diberlakukannya belajar di rumah secara online disebabkan adanya pendemi virus corona covid-19.



SABAHAT GOWES PGRI PASER BERI BANTUAN SEMBAKO
Minggu, 26 Apr 2020, 13:38:04 WIB, Dibaca : 353 Kali
PGRI PEDULI GERAKAN 1000 MASKER
Minggu, 26 Apr 2020, 13:13:56 WIB, Dibaca : 290 Kali
KOLABORASI , ORANG TUA, DAN SISWA SD NEGERI 035 TANAH GROGOT
Minggu, 26 Apr 2020, 12:51:53 WIB, Dibaca : 499 Kali

Tuliskan Komentar